Selasa, 09 April 2019 08:27 WIB

BPPRD Kepulauan Meranti Segera Luncurkan e-PAD
Penulis: TRIBUNPEKANBARU.COM | dilihat: 198 kali

Ilustrasi

SELATPANJANG - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menyiapkan pelayanan berbasis elektronik.

 

Aplikasi yang segera diluncurkan tersebjt adalah e-PAD (Pendapatan Asli Daerah). Selain penerapan aplikasi kasir ini nantinya, sosialisasi juga telah dilaksanakan pihak BPPRD.

 

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepulauan Meranti, Ery Suhairi mengatakan, saat iniaplikasi tersebut memang tengah dipersiapkan. Aplikasi ini nantinya berorientasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses informasi terkait PAD.

 

Selain itu dijelaskannya, inovasi ini sendiri merupakan salah satu wujud membangun sistem yang dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannnya.

 

"Aplikasi ini juga merupakan sebuah bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat," ungkap Ery, Selasa (23/1/2019).

 

Inovasi ini nantinya diharapkan mampu membentuk tingkat kepercayaan yang tinggi bagi masyarakat kepada pemkab terkhusus dalam hal penanganan pajak.

 

"Sehingga dengan transparansi dan tingkat kepercayaan yang tinggi memberikan dampak siginifikan terhadap peningkatan PAD," tutur Ery.

 

Untuk PAD Kepulauan Meranti sendiri saat ini memang masih dalam bentuk fluktuasi. Pihaknya pun kedepan, di tahun 2019 menargetkan bisa meningkatkan PAD menjadi Rp 83 miliar.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Pendapatan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Gilang mengatakan, aplikasi ini sudah dirancang dan tinggal menunggu dilaunching.

 

"Aplikasi ini dianggarkan Rp200 juta, ada 9 item objek pajak didalam aplikasi ini. Pada intinya aplikasi ini adalah untuk mempermudah wajib pajak, selain akuntable dan transparan aplikasi ini juga untuk mengantisipasi dan meminimalisir tindak pidana pungli," kata Gilang.

 

Selain itu, kata Gilang, BPPRD akan memasang 12 unit Tapping Box (pencatat transaksi) di hotel dan restoran yang ada di Kota Selatpanjang.

 

Dikatakan, ini juga dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepulauan Meranti.

 

"Ini kita buat untuk lebih meningkatkan PAD, selain itu agar hotel dan restoran transaksinya juga tercatat dan langsung terkoneksi langsung ke kita," ujarnya.

 

Dikatakan, penggunaan Tapping Box ini nantinya akan disewa yang bekerjasama dengan pihak bank dalam hal ini Bank Riau-Kepri.

 

"Awal tahun ini kita targetkan sudah bisa dilaksanakan dan dijalankan. Kita sedang dalam tahap melakukan penjajakan dengan pihak Bank," pungkas Gilang. (*)